Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

Daya Simbolis Sunda

Asep Salahudin Dekan Fakultas Syariah IAILM Suryalaya Pemerhati Kebudayaan Sunda S UNDA tentu tidak akan pernah selesai dipercakapkan. Apalagi kalau dikaitkan dengan persoalan sejarah dan kebudayaan. Di belakangnya selalu menyisakan banyak perspektif lengkap dengan polemik yang mengitarinya. Justru tema inilah yang hendak didiskusikan kembali Yayasan Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Jawa Barat, Kamis, 10 Maret 2016, di Auditorium Museum Sri Baduga berangkat dari buku tebal bikinan Nina Herlina Lubis dkk, Sejarah Kebudayaan Sunda. Membedah tema sejarah dan kebudayaan hari ini tentu tidak akan segempita membincangkan politik kaitannya dengan manusia Sunda walaupun ujung kesimpulannya sudah dapat diterka: ngabuntut bangkong  dan berputar sekitar keluh kesah Ki Sunda yang dipandang "kalah" dalam konteks politik nasional. Suatu pertanyaan Apa itu sejarah? Pertanyaannya sama abstraknya dengan apa itu kebudayaan. Jawabannya bisa panjang lebar. Semakin abstrak kalau dibubuhi la...